Tanggal : 26 Oktober 2017
Lokasi : Gereja Maria Bunda Karmel
Siang
itu cuaca panas sekali. Setelah selesai kelas, kelompok kami bergegas menuju
Gereja Santa Kharmel ( yang juga terdapat sekolah) untuk mewawancarai tokoh
agama disana. Seketika tiba disana, kami disambut bagian Tata Usaha sekolah
tersebut. Beruntung karena masih tersedia, kami diperbolehkan untuk menjalankan
kegiatan wawancara di gereja tersebut. Disana kami juga bertemu teman-teman
sejurusan dan dari jurusan lain yang juga ingin melakukan kegiatan wawancara
disana. Akhirnya kami kembali kerumah masing-masing dengan wajah bahagia.
Dua hari kemudian adalah hari
kegiatan wawancara dilaksanakan. Kegiatan ini diadakan pada jam 5 sore. Seperti
sebelumnya, kami langsung menuju Gereja Santa Kharmel setelah selesai kelas
yang juga kebetulan berakhir pada jam 5. Namun, salah satu anggota kami yang
bernama Alfian berhalangan hadir. Setibanya disana kami melihat banyak sekali
anak Binus yang juga ingin mewawancara. Sambil menunggu narasumbernya siap,
kami melihat sekeliling dan berfoto Bersama di lingkukan sekolah tersebut. Pada
saat itu, terdapat berbagai lomba yang diadakan sekolah tersebut. Lomba basket,
futsal, bulu tangkis merupakan contoh lomba-lomba yang ada disana. Seraya menunggu
kami melihat sekilas pertandingan lomba-lomba tersebut.
Akhirnya setelah menunggu kurang
lebih 25 menit, kami dipersilakan untuk masuk ruang wawancara. Ruang wawancara
tersebut cukup luas. Ditengah ruangan terdapat kursi-kursi yang disusun secara
berbaris dan rapih untuk kami semua pewawancara. Didepan ruangan terdapat meja
dan kursi narasumber. Narasumber kami ialah Bapak Romo ……… Beliau menjawab
pertanyaan-pertanyaan kami dengan sangat antusias. Karena banyaknya kelompok
yang mewawancara, pertanyaan dibatasi hanya 2 pertanyaan per kelompok. Meski
begitu, kami tetap mendengar pertanyaan – pertanyaan dari kelompok lain dengan
saksama karena itu juga berguna untuk pengetahuan kami. Sesi wawancara itu
berlangsung sekitar 1 setengah jam kurang. Setelah usai, kami berfoto Bersama
Bapak Romo Willibaldus sebagai kenang-kenangan.
Foto Kegiatan



0 comments:
Post a Comment