Laporan

Project Luar Kelas
CBDC
Character Building: Agama

WAWANCARA TOKOH-TOKOH AGAMA MENGENAI TOLERANSI


 
 Memahami Makna Toleransi Antar Agama



Identitas Kelompok

NIM
Nama
2001609770
Rizky Adilia Putra
2001591842
Aditya Ekadima Hermawan
2001612664
Dwi Alfian Adi Wicaksana



Kelas
LC62




BINUS UNIVERSITY
2017











HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL

Project Luar Kelas Character Building: Agama


1.
Judul Project
:
Memahami Makna Toleransi Antar Agama
2
Lokasi Project
:
Jakarta


3.
Nama Anggota Kelompok


1. ( Ketua )
:
Dwi Alfian Adi Wicaksana


2. ( Anggota )
:
Rizky Adilia Putra

3. ( Anggota )
:
Aditya Ekadima Hermawan
4.
Mata Kuliah
:
Character Building: Agama
5.
Kelas
:
LB62
6.
Dosen
:
Agus Masrukhin












                    

                                                          Dwi Alfian Wicaksana                                                                                    Jakarta, 20 Oktober 2017

Mengetahui




( .....................................................)
                           Dosen CB Agama                                                                                                                                                  

 Ketua Kelompok




(....................................................)







Daftar Isi

Bab I : Pendahuluan 
            I.1. Latar Belakang 
            I.2. Maksud dan Tujuan
            I.3. Permasalahan 
            I.4. Rencana Kegiatan

Bab II : Metode Kegiatan 

Bab III : Konsep

Bab IV : Pelaksanaan Kegiatan
                Pertemuan 1
                Pertemuan 2
                Pertemuan 3
                Pertemuan 4
                Pertemuan 5

Penutup

Kesimpulan

Saran

Refleksi

BAB I
Pendahuluan

I.1. Latar Belakang
           Indonesia merupakan negara yang beragam. Termasuk juga agama, terdapat 6 agama yang diakui oleh negara, dan semuanya saling hidup berdampingan. Tapi itu tidak berarti tidak pernah ada masalah dalam kehidupan beragama. Belakangan sering terjadi kasus-kasus yang menyerempet masalah toleransi antar umat beragama. Kami berupaya untuk memperkaya ilmu dan mencari pencerahan dari tokoh-tokoh agama yang dapat menjelaskan apa makna dari toleransi itu sendiri.

I.2. Maksud dan Tujuan
            Mencari tau arti sesungguhnya dari toleransi, serta contoh pada kehidupan sehari-hari. Karena toleransi adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan antar umat beragama di Indonesia ini. Dengan memperdalam arti dari toleransi memungkinkan kami untuk lebih mengerti seperti apa bentuk toleransi itu. Juga untuk mengedukasi diri agar lebih paham dan membagikan ilmu yang didapat kepada orang lain.


I.3. Permasalahan
            Kehidupan antar umat beragama yang beragam di Indonesia tidak memungkinkan tidak ada masalah yang terjadi. Justru karena perbedaan-perbedaan yang ada terkadang malah menimbulkan konflik. Contohnya seperti sikap intoleransi yang sedang menjadi isu hangat belakangan ini. Hal ini merupakan masalah yang berpotensi buruk bagi bangsa Indonesia, karena dapat menyebabkan terpecah belahnya rakyat Indonesia.


I.4. Rencana Pelaksanaan Kegiatan
Kami akan melakukan wawancara terhadap 3 tokoh agama yang berbeda-beda dan berbeda-beda agama pula, dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan toleransi dan seputar kehidupan umat beragama di Indonesia.

Lokasi pelaksanaan     : Tempat ibadah masing-masing agama
Waktu pelaksanaan     : 24 Oktober - 18 Desember 2017
Peserta kegiatan          : Seluruh anggota kelompok












BAB II
Metode Kegiatan

            Adapun kegiatan yang akan kami lakukan adalah melakukan wawancara dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan dan dirumuskan sebelumnya. Semua pertanyaan berkaitan dengan toleransi dan kehidupan umat beragama di Indonesia. Berikut adalah daftar rencana kegiatan yang akan kami lakukan :

1.      Survey lokasi tempat wawancara
2.      Melakukan wawancara di tempat yang ditetapkan
3.      Mencatat dan merekam kegiatan wawancara
4.      Mengkaji dan mengevaluasi hasil wawancara


Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

No.
Kegiatan
Waktu
1
Survey lokasi
24 Oktober 2017
2
Wawancara Tokoh Katolik 26 Oktober 2017
3
Wawancara Tokoh Buddha
27 Oktober 2017
4
Wawancara Tokoh Islam
17 Desember 2017
5
Evaluasi
18 Desember 2017
 
BAB III
Konsep

Berdasarkan teori dan bukti pada lingkungan sekitar, bahwa muncul kasus-kasus mengenai sikap toleransi ataupun intoleransi. Masalah ini tidak dapat dibiarkan, karena dapat memecah belah umat beragama. Masyarakat juga harus diimbau dan diedukasi kembali mengenai sikap toleransi, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.










BAB IV
Pelaksanaan

Penutup

Dengan melakukan wawancara terhadap tokoh-tokoh agama tentang toleransi umat beragama, kami dapat lebih mengerti apa itu toleransi, bentuknya, contohnya dan batasan-batasannya. Ilmu-Ilmu baru yang kami dapatkan, bisa digunakan untuk lebih awas diri, dan mengingatkan orang lain akan sikap toleransi. 


 Kesimpulan
Berdasarkan dari kegiatan wawancara yang kami laksanakan, ketiga tokoh terlihat antusias dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan. Dalam menjawab pertanyaannya juga mereka menyisipkan kisah toleransi di kampung halaman mereka yang membuat kami terharu. Mereka semua setuju bahwa meski Indonesia terdiri dari berbagai macam agama, kehidupan umat bergama haruslah rukun dan tenteram.
Saran
Toleransi agama merupakan fondasi dalam berkehidupan di Indonesia. Sikap toleransi terhadap agama lain seharusnya sudah ditanamkan sejak dini karena usia-usia segitulah otak manusia paling cepat menangkap apa yang diajarkan kepadanya. Kita juga tidak boleh saling menghina agama lain, merasa agama kita paling benar, dan menumbuhkan sikap cuek terhadap orang yang berbeda agama. Kemudian kami rasa pemerintah juga harus ambil bagian dalam penciptaan kehidupan toleransi ini. Mereka dapat memfasilitasi diadakannya dialog antar tokoh agama agar saling mengerti agama satu sama lain. Kemudian juga membasmi gerakan-gerakan radikal di Indonesia yang meresahkan kehidupan beragama.

Refleksi
Toleransi agama merupakan hal yang sangat penting, apalagi di Indonesia tercinta kita ini. Memang agama di Indonesia itu berbeda-beda. Tapi sebagai warga Negara Indonesia kita harus menciptakan ketenteraman satu sama lain, salah satunya dalam hal toleransi agama. Pada dasarnya juga seluruh manusia pasti menginginkan kedamaian di hati mereka. Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa meski Indonesia merupakan negara dengan pemeluk islam terbesar, tapi toleransi dengan agama lain tetaplah ada. Dan kami yakin, meskipun kami seluruhnya beragama Islam, pasti agama lain juga mengajarkan kedamaian antar seluruh umat manusia.




































0 comments:

Post a Comment

My Instagram